Ini bukan artikel tentang cerita horor atau hantu di dapur restoran kesukaanmu, atau rumah seseorang. Tetapi artikel kali ini akan memperkenalkan kamu dengan inovasi bisnis yang dapat kamu jalani, tanpa biaya gedung atau memiliki toko fisik. Terlebih untuk kamu yang mempunyai hobi memasak, atau memang selalu tertarik dengan bisnis kuliner. Seperti faktanya, memang makanan akan selalu dicari oleh manusia, terlepas biaya dan jenis makanan tersebut. Yang membedakan satu toko, restoran, atau rumah makan dengan lainnya adalah ciri khas yang mereka tawarkan pada pelanggannya. Salah satu ciri khas atau inovasi bisnis kuliner masa kini adalah ghost kitchen!

Dilansir dari majoo.id ghost kitchen merupakan bisnis kuliner yang memproduksi makanan, tetapi tidak memiliki dapur atau restoran. Oleh sebab itu dijuluki ghost kitchen, karena pelanggan akan makanan yang berasal dari dapur yang tidak terlihat secara fisik seperti restoran-restoran biasanya. Sebenarnya bisnis ghost kitchen ini sudah ada lama, tetapi memang sekarang dikemas lebih modern sesuai zaman yang identik dengan kecanggihan teknologi. Tanpa kamu sadari, sebenarnya sejak kecil pun kamu sudah familiar dengan konsep ghost kitchen melewati bisnis catering. Prinsipnya, kamu atau keluargamu hanya menerima produk makanan dengan cara diantar ke tempat kamu berada entah rumah, sekolah, atau tempat lainnya, tanpa mengetahui di mana makanan tersebut dimasak.

Perbedaannya, mungkin sepuluh tahun yang lalu penggunaan media sosial tidak sepesat sekarang. Ditambah kondisi pandemi yang menyebabkan banyak orang menghindari segala kegiatan yang mengharuskan mereka keluar dari rumah, bisnis sejenis ghost kitchen semakin pesat berkembang. Coba buka saja platform-platform media sosial, dari Twitter, Instagram, sampai Facebook, banyak sekali pengusaha-pengusaha ghost kitchen yang mempromosikan bisnis mereka. Terkadang terdapat pengusaha ghost kitchen yang menyewa dapur atau tempat untuk memproduksi makanannya, tetapi terdapat juga sebagian besar dari mereka yang secara sederhana memasak di rumah pribadinya, bahkan kost yang mereka tinggali. Ini dapat kamu contoh untuk inovasi bisnis UMKM-mu, loh!

Dengan mendirikan bisnis ghost kitchen, kamu dapat meminimalisir biaya administrasi ataupun penyewaan toko/gedung fisik. Untuk kamu yang ingin memiliki restoran secara fisik, kamu dapat memulai bisnismu dari ghost kitchen terdahulu untuk mengumpulkan modal. Yang pasti, sebelum merintisnya kamu harus memperkuat fondasi bisnismu dahulu, seperti menentukan jenis menu yang akan kamu produksi, cara pemasaran yang sesuai dengan target pelangganmu, sampai pembagian tugas jika kamu bekerja bersama orang lain. Secara lengkap dan lebih mendetil kamu dapat membuat business model canvas (BMC) dahulu! Masih belum familiar dengan BMC? Kamu dapat membaca informasi tentang isi BMC di tautan berikut: https://latihid.com/blog/208050/business-model-canvas, atau dengan mempelajari LatihID Modul secara gratis di tautan berikut https://www.latihid.com/p/business-model-canvas!

Setelah menentukan fondasi bisnis tersebut, jangan lupa untuk mempersiapkan pemasaran dari ghost kitchen-mu. Melakukan branding merupakan hal yang wajib dan penting, karena tidak seperti restoran fisik lainnya yang dapat dilihat secara fisik dan mengundang pelanggan datang. Ghost kitchen harus mengandalkan pemasaran terlebih secara digital, karena hampir semua orang sekarang mencari dan mendapatkan informasi melewati platform media sosial ataupun website bisnis. Kamu juga dapat mengirimkan menu makananmu, pada teman-teman atau keluarga dekatmu secara cuma-cuma dengan harga murah, atau bahkan gratis pada awalnya, dan meminta tolong pada mereka untuk me-review rasa dari makanan tersebut. Setelah direview, jangan lupa kumpulkan ulasan atau testimonial mereka. Unggah testimoni tersebut di media sosial bisnismu, sehingga calon-calon pelangganmu akan merasa bisnismu lebih terpercaya.

Jika temanmu mengupload review-an tersebut di media sosial mereka, brand ghost kitchen-mu juga pasti akan lebih dikenal orang lain yang merupakan teman-teman atau followers temanmu tersebut! Yang pasti, kendalikan media sosial dan pemasaran bisnis ghost kitchenmu dibarengi dengan pemantauan produksi makanan dapurmu, jangan sampai timpang satu dengan lainnya. Pelanggan akan semakin sering memesan ketika banyak promo di dalam suatu toko atau usaha, bukan? Jangan lupa juga untuk memberikan promo-promo menarik, saat ghost kitchen-mu sudah mulai memiliki keuntungan yang lumayan memadai atau stabil, sehingga hubungan bisnis kulinermu dengan pelanggan terjaga dengan baik (seperti promo diskon saat ulang tahun pelanggan, atau ulang tahun ghost kitchen-mu, hari kemerdekaan, dan masih banyak lainnya!)

Sudah siap memikirkan konsep bisnis ghost kitchen-mu? Apakah akan bernuansa makanan rumahan, makanan khas Indonesia, atau makanan khas negara lainnya? Jangan lupa untuk konsisten mengembangkan dan merealisasikan ide-ide tersebut yaa, semoga sukses!

Referensi: majoo.id

Penulis : Samantha Yohana Blessya

Kategori: Biz

kategori-latihid: inovasi bisnis